Salah satu bisnis franchise restoran yang terkenal dengan olahan ayam penyetnya, D’Penyetz baru-baru ini telah meluncurkan sambal botol dengan nama ‘Sambal D’Penyetz’. Sambal yang dikemas dalam botol 140 gram ini ditargetkan untuk para pecinta sambal dan juga keluarga yang sering travel ke luar negeri.

Ada 2 level yang ditawarkan untuk Sambal D’Penyetz ini yaitu level 2 (tidak pedas) dan level 4 (pedas) dengan masa berlaku selama satu tahun. Nantinya kemasan sambal botol ini akan dijual di seluruh outlet D’Penyetz yang ada di seluruh Indonesia dan juga outlet yang ada di Singapura, Malaysia, Brunei Darussalam, dan juga Myanmar.

“Untuk jenis sambalnya, untuk tahap awal ini kita luncurkan yang sambal bawang wangi dulu. Rasanya sama persis seperti sambal yang ada di Surabaya yaitu enak, wangi dan dijamin pasti suka deh. Untuk kedepannya kita akan luncurkan beberapa pilihan seperti sambal terasi, sambal nano-nano, sambal bajak, dan sambal ijo teri medan,” jelas Principal Brand Owner D’Penyetz, Edy Ongkowijaya

Adapun kelebihan Sambal D’Penyetz sendiri, kata Edy, rasa pedas yang konsisten karena dibuat dari cabai segar dan dari ladang yang sama. Selain itu, kemasan botolnya juga praktis sehingga mudah dibawa kemana saja, terutama jika bepergian ke luar kota/negeri. “Kami juga sebenarnya ingin membuka peluang usaha kecil-kecilan untuk reseller yang nantinya bisa menjual ke teman-teman atau secara online. Yang dimana harga untuk reseller (B2B = Business To Business) lebih rendah dibanding harga ke konsumen (B2C = Business to Consumer),” katanya.

Edy yakin kalau Sambal D’Penyetz bisa lebih mudah masuk ke pangsa market luar negeri. Hal ini dikarenakan saat ini D’Penyetz sendiri telah memiliki beberapa cabang di luar negeri seperti Singapura, Kuala Lumpur, Kelantan, Penang, Bandar Sri Begawan (Brunei), dan Yangon (Myanmar).
Sementara untuk di Indonesia sendiri, outlet D’Penyetz telah tersebar mulai dari Aceh sampai Papua. Sehingga untuk pendistribusian Sambal D’Penyetz sendiri bisa lebih mudah untuk dijual di outlet. “Nanti juga akan kita masukkan ke pangsa supermarket,” katanya.
Sementara untuk perkembangan restoran sendiri, kata Edy, saat ini pihaknya tengah dalam proses untuk menambah armada tim pusat, memperkuat SOP dan juga menjalin komunikasi dengan seluruh outlet dan tim.

Menurut Edy, nama D’Penyetz semakin eksis dan expanding karena persentasi paling besar saat ini masih di Word Of Mouth (mulut ke mulut).
“Biasanya dari relasi teman atau saudara mereka yang sudah buka D’Penyetz. Mereka juga biasanya buka lebih dari satu outlet. Setelah itu persentasi kedua adalah internet (google search) dan website,” pungkasnya.

Tayang Di Media : Franchiseglobal.com
Link Tayang : https://www.franchiseglobal.com/dpenyetz-luncurkan-sambal-botol-khusus-pecinta-sambal.phtml  

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *